Direksi BSA

BMT AL WAKIL

Susanto, SSi.
Direktur Utama

Sarjana Sains lulusan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) tahun 2004 ini dikenal sebagai sosok yang visioner, berintegritas, dan memiliki semangat belajar tinggi. Sejak masa kuliah aktif dalam berbagai kegiatan akademik dan karya tulis ilmiah. Prestasi di bidang tersebut diakui secara luas, meliputi Juara I Lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat Provinsi Jawa Tengah dan Wilayah selama dua tahun berturut-turut (2001 dan 2002), serta Finalis Program Penulisan Ilmiah Tingkat Nasional pada tahun 2003. Selain itu, dipercaya menjadi Asisten Dosen sejak semester enam hingga lulus, sekaligus Tenaga Pendamping UKM dalam proyek kerja sama antara Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UMS dengan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo. Pengalaman ini memperkuat wawasan di bidang pemberdayaan ekonomi masyarakat dan menunjukkan kapasitas intelektual yang matang sejak dini.

Memiliki lebih dari satu dekade pengalaman di sektor perbankan konvensional, dengan perjalanan karier yang dimulai pada tahun 2004 sebagai Account Officer di lembaga keuangan swasta nasional. Kinerja dan dedikasi yang tinggi mengantarkan pada posisi Manager pada tahun 2008, kemudian dipinang oleh Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) sebagai Branch Manager pada tahun 2009, dan promosi menjadi Area Manager pada 2011.
Tahun 2014 dipercaya bergabung di lembaga keuangan milik Pemerintah Provinsi sebagai Pimpinan Cabang hingga 2017, sebelum menempati posisi strategis sebagai Manager Penyelesaian dan Penyelamatan Kredit di Kantor Wilayah Operasional.

Setelah melalui perjalanan panjang di dunia perbankan konvensional, akhirnya memutuskan untuk hijrah dan meninggalkan sistem tersebut. Keputusan ini dilandasi oleh keresahan batin dan dorongan spiritual karena semakin menyadari adanya praktik yang bertentangan dengan nilai-nilai Islam. Sejak saat itu, memilih untuk fokus memperdalam ilmu agama sebagai upaya memperbaiki kualitas hidup dan menata niat sebagai seorang hamba Allah. Dalam perjalanan belajar ilmu agama takdir kemudian menuntunnya untuk mendalami ilmu keuangan syariah sebagai bentuk ikhtiar agar keahliannya tetap bermanfaat bagi umat dalam jalur syariat. Berbagai langkah nyata ditempuh dalam perjalanan tersebut, antara lain mengikuti Kursus Muamalah Syariah yang diselenggarakan oleh Titik Rubah Yogyakarta pada tahun 2023, serta belajar langsung kepada Ustadz Ammi Nur Baits melalui Pelatihan Koperasi Syariah yang diadakan oleh Asosiasi Koperasi Syariah Indonesia pada tahun 2024. Pada Desember 2024, beliau juga mempelajari praktik operasional Baitul Maal melalui Training di BMT Hasanah Ponorogo, guna memperdalam pemahaman tentang pengelolaan lembaga keuangan mikro syariah berbasis koperasi. Selain itu, beliau turut mempelajari konsep Bankziska yang merupakan unit program keuangan mikro yang merupakan pilar ekonomi LAZISMU (Lembaga Amil Zakat Persyarikatan Muhammadiyah) dalam rangka pemberdayaan usaha mikro melalui sistem al-Qardul Hasan, guna mencegah masyarakat dari jeratan Rentenir. sebuah model integratif yang menggabungkan sistem keuangan mikro dengan pengelolaan zakat, infak, dan wakaf dalam satu ekosistem ekonomi umat yang berkeadilan. Sebagai penyempurna perjalanan intelektualnya, pada Juli–Agustus 2025 kemudian melanjutkan pendidikan di Sekolah Muamalah ANB, dan berhasil memperoleh syahadah kelulusan sebagai bukti kompetensi dalam bidang muamalah syariah.

Sejak masa sekolah telah menunjukkan jiwa kepemimpinan yang kuat dan aktif dalam berbagai organisasi. Pengalaman organisasi dimulai sejak duduk di bangku SLTP dan SLTA dengan dipercaya sebagai Ketua OSIS serta aktif dalam kegiatan Pramuka, bahkan sempat mewakili Kabupaten Pacitan dalam Raimuna Nasional di Jakarta. Perjalanan kepemimpinan berlanjut di tingkat perguruan tinggi dengan berbagai amanah strategis, antara lain sebagai Ketua Umum Dewan Perwakilan Mahasiswa, Ketua Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, dan Ketua Ikatan Mahasiswa dan Pelajar Pacitan di Surakarta. Rangkaian pengalaman tersebut membentuk karakter kepemimpinan yang visioner, komunikatif, dan berorientasi pada pelayanan serta pemberdayaan masyarakat, sekaligus menjadi modal penting dalam perjalanan karier dan pengabdian di bidang keuangan syariah.

Dengan pengalaman luas di bidang akademik, keuangan, kepemimpinan, dan ekonomi syariah, beliau berkomitmen menegakkan nilai-nilai kejujuran, amanah, integritas, profesionalisme, serta kehati-hatian dalam setiap pengambilan keputusan. Perjalanan hijrahnya menjadi bukti nyata bahwa kepemimpinan tidak hanya tentang hasil, tetapi juga tentang komitmen moral dan spiritual untuk menegakkan prinsip syariah yang murni berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah.

BMT AL WAKIL

Himawan Eka Satriya SE,
Direktur Operasional

Lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Surakarta pada tahun 2009, dengan latar belakang akademik yang kokoh dalam bidang ekonomi dan keuangan. Dengan pengalaman kerja lebih dari satu dekade di berbagai perusahaan terkemuka, beliau telah membangun rekam jejak yang solid dalam pengelolaan operasional, pengembangan strategi, dan kepemimpinan yang visioner.

Karier profesional dimulai di PT. Bank Danamon Indonesia (2009–2018), sebagai tempat mengasah kemampuan dalam layanan perbankan dan pengelolaan nasabah. Pengalaman kemudian diperluas di PT. Pos Indonesia (2018–2019) dengan fokus pada manajemen operasional, logistik, dan keuangan perusahaan. Perjalanan berikutnya berlanjut di PT. Jamkrindo Syariah (2019–2022), mendalami sistem pembiayaan berbasis prinsip syariah serta penerapan manajemen risiko sesuai kaidah Islam. Selanjutnya, berperan di PT. Agriaku Digital Indonesia (2021–2022), terlibat dalam pengembangan operasional berbasis teknologi finansial (fintech) di sektor agribisnis modern yang berorientasi pada digitalisasi dan pemberdayaan petani.

Kombinasi antara pengalaman di sektor konvensional dan syariah membentuk fondasi profesional yang kuat — tidak hanya memahami mekanisme bisnis dan keuangan modern, tetapi juga memiliki komitmen untuk mengembangkan sistem yang berkeadilan, berkelanjutan, dan sejalan dengan nilai-nilai Islam.Dorongan untuk beralih dari lembaga keuangan konvensional lahir dari kesadaran spiritual dan keinginan kuat untuk berpegang teguh pada nilai-nilai Islam. Keputusan hijrah ini menjadi titik balik yang membawa beliau mendalami ilmu keuangan syariah secara mendalam dan komprehensif. Pada Desember 2024, beliau juga mempelajari praktik operasional Baitul Maal melalui Training di BMT Hasanah Ponorogo, guna memperdalam pemahaman tentang pengelolaan lembaga keuangan mikro syariah berbasis koperasi. Selain itu, beliau turut mempelajari konsep Bankziska yang merupakan unit program keuangan mikro yang merupakan pilar ekonomi LAZISMU (Lembaga Amil Zakat Persyarikatan Muhammadiyah) dalam rangka pemberdayaan usaha mikro melalui sistem al-Qardul Hasan, guna mencegah masyarakat dari jeratan Rentenir. sebuah model integratif yang menggabungkan sistem keuangan mikro dengan pengelolaan zakat, infak, dan wakaf dalam satu ekosistem ekonomi umat yang berkeadilan. Sebagai penyempurna perjalanan intelektual, pada Juli–Agustus 2025 menempuh pendidikan di Sekolah Muamalah ANB dan meraih syahadah kelulusan sebagai bukti kompetensi di bidang muamalah syariah.

Perpaduan antara pengalaman profesional, semangat dakwah, dan komitmen terhadap ekonomi syariah menjadikan sosok ini sebagai penggerak ekonomi umat yang progresif dan berintegritas. Setiap langkah kepemimpinan diarahkan untuk mengembangkan BMT Syariah Al Wakil sebagai lembaga keuangan mikro yang kuat, transparan, dan berorientasi pada kemaslahatan, serta memastikan seluruh operasionalnya berlandaskan pada nilai keadilan, keberkahan, dan keberlanjutan syariah.
BMT AL WAKIL

Mahfut Efendi,
Direktur Bisnis

Berpengalaman luas di sektor bisnis dan keuangan, dengan rekam jejak pernah bekerja di PT. G4S Cash Security Services Surabaya (2010–2012) serta sejumlah lembaga keuangan multifinance terkemuka di Indonesia. Memiliki keahlian kuat dalam manajemen operasional, pengelolaan risiko, dan pengembangan strategi bisnis yang efektif, serta kemampuan membangun jaringan yang solid di tingkat nasional.

Berangkat dari pengalaman profesional tersebut, perjalanan karier kemudian bertransformasi menuju keuangan syariah dan aktivitas dakwah berbasis ekonomi umat. Fokus utama diarahkan pada pembentukan ekosistem bisnis yang murni syariah, mengedukasi masyarakat tentang nilai-nilai Islam melalui berbagai kajian keislaman dan kegiatan sosial.

Aktif menggunakan platform digital, khususnya Instagram dengan puluhan ribu pengikut, sebagai sarana dakwah modern yang membahas ekonomi syariah, etika bisnis, dan gaya hidup islami. Melalui pendekatan komunikatif dan inspiratif, pesan dakwah dan edukasi syariah disampaikan secara ringan namun berdampak, menggerakkan kesadaran masyarakat untuk hidup sesuai prinsip syariat dalam aspek keuangan dan sosial.

Selain di dunia edukasi dan dakwah digital, kiprah juga terlihat kuat di bidang peternakan dan pemberdayaan ekonomi umat melalui program YESS (Youth Entrepreneurship and Employment Support Services). Program ini menjadi jembatan antara pelaku usaha, peternak muda, dan lembaga pendukung dalam menciptakan peluang usaha berbasis syariah. Melalui pendekatan kolaboratif, lahirlah berbagai model usaha produktif yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga membawa nilai keberkahan dan keberlanjutan ekonomi.

Di sisi sosial, keterlibatan aktif dalam yayasan amal dan kegiatan kemanusiaan menjadi wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat kecil. Visi besar yang diusung adalah memberdayakan umat melalui sistem keuangan syariah yang benar-benar murni, bukan sekadar berlabel syariah, tetapi berlandaskan Al-Qur’an dan Sunnah.

Untuk memperdalam keilmuan dan memperkuat fondasi di bidang lembaga keuangan syariah, pada Desember 2024 mengikuti Training Operasional Baitul Maal di BMT Hasanah Ponorogo, guna mempelajari secara langsung manajemen lembaga keuangan mikro syariah berbasis koperasi. Di waktu yang sama, juga mendalami konsep Bankziska, salah satu inovasi keuangan mikro yang dikembangkan oleh LAZISMU (Lembaga Amil Zakat Persyarikatan Muhammadiyah). Konsep ini menggabungkan sistem al-Qardul Hasan dengan pengelolaan zakat, infak, dan wakaf, melahirkan model ekonomi umat yang adil, berkeadilan sosial, dan bebas dari praktik ribawi.


Keterpaduan antara pengalaman profesional, visi dakwah, dan semangat pemberdayaan ekonomi menjadikan sosok ini dikenal sebagai penggerak ekonomi syariah yang progresif dan berintegritas. Dengan jaringan yang luas di bidang bisnis, sosial, dan keuangan syariah, fokus utama kini adalah mengembangkan layanan BMT yang kuat, profesional, dan berdampak nyata bagi masyarakat, serta memastikan setiap langkah bisnis selalu berlandaskan nilai-nilai keadilan, keberkahan, dan keberlanjtan.